mungkin mengeluh bukan suatu hal yang baik.
mungkin nangis-pun ngga akan ngubah banyak hal.
tapi mengeluh dan nangis itu juga diperlukan kok.
alasannya gampang : karena kita manusia dan kita punya perasaan.
apa jadinya ya kalau disaat kita lagi down, lagi feeling blue
tiba-tiba ada suatu hal yang ngejar-ngejar lo dan maksa lo untuk lari ?
biar gampang gw dongeng aja yaaa..
lo adalah si kuda yang lagi kelaparan dan ngga pernah diurus sama majikannya
suatu hari si majikan nyuruh lo lari untuk berlomba di pacuan kuda, tanpa berpikir panjang
si kuda setengah mati dipaksa oleh majikan untuk berlari dengan perut kelaparan
dengan berat hati si kuda berdiri dan ditunggangi oleh majikannya
mungkin otak sama hati si kuda ngga akan pernah bisa nemuin kata sepakat
sehingga si kuda harus milih, mau ikutin hati atau otak
namun, apa daya si kuda
dia hanya seekor kuda peliharaan yang bergantung dengan majikan
jika dia tidak mengikuti keinginan majikan, nasibnya akan lebih naas lagi
dengan perut kelaparan, konsentrasi setengah-setengah, tenggorokan kering
akhirnya si kuda terjatuh di tengah perjalanan menuju pacuan kuda
si kuda sudah kehilangan semua tenaganya dan ngga bisa segera bangun
tidak hanya lelah karena harus berjalan ribuan kilo menuju tempat pacuan,
tetapi juga karena perutnya yang keroncongan dan tenggorokan yang kering
lalu apa yang diperbuat oleh si majikan?
si majikan turun dari punggung si kuda dan berteriak,
"hey kuda, what's wrong with you ? BANGUN ! cepet. waktu ngga mau nunggu !"
si majikanpun menyirami si kuda dengan sumpah serapah sambil memukul badan si kuda dengan tongkatnya
seolah-olah si kuda ngga ngerti ucapan si majikan dan yang lebih parah..
si majikan lupa kalau si kuda juga punya perasaan
si kuda dibiarkan tergeletak tak berdaya di bawah terik matahari
dan ditinggal pergi oleh majikannya begitu saja
miris rasanya hati si kuda merasakan itu semua
si kuda masih ingat ketika dulu si majikan sangat membanggakan si kuda yang masih muda
lama-kelamaan si majikan merasa si kuda mulai banyak tingkah dan membuat si majikan menjadi jengkel
si kudapun punya alasan mengapa dia begini dan mengapa dia begitu
mungkin wajar jika majikannya jengkel dengan sikap si kuda
tapi apakah si majikan pernah berpikir dan bertanya, mengapa sikap si kuda berubah?
well, i dont think so.
well, i dont think so.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar